CS Birotiket


CS_1 Birotiket


CS_2 Birotiket


CS_3 Birotiket

Kami yang Terbaik - Nikmati Layanan Travel Pribadi, Booking dan Cetak Tiketnya Sendiri - Sampai Dengan Saat ini Jumlah Member mencapai 4.802 dan telah mentransfer komisi sebesar Rp. 1,344,143,506.00

JADILAH JUTAWAN-JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT ONLINE

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

Tahukah anda bahwa Internet juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis jutaan rupiah dengan modal terjangkau? Ya, kini anda dapat memanfaatkan Internet agar dapat menghasilkan jutaan rupiah per bulannya.

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.
2. Data yang transparan langsung dari airline.
3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.
4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.
5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.
6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

SAYA TELAH MEMBUKTIKAN DISINI….

INCOME 33 JUTA LEBIH TELAH DIDAPAT DARI BISNIS INI…

JIKA ANDA TIDAK PERCAYA SILAHKAN CEK SCREEN SHOOT KOMISI SAYA

KLIK DISINI

Untuk Pendaftaran

KLIK DISINI

ARTIKEL

<

Kamis, 15 Maret 2012

Bisa Tiru Hiddink, Di Matteo?



London - Di era Roman Abramovich, hanya Guus Hiddink yang bisa disebut sukses sebagai caretaker Chelsea. Kini Roberto Di Matteo punya kans untuk meniru pendahulunya tersebut.

Akibat ketidaksabaran Roman Abramovich, Chelsea sering kali memecat para manajernya untuk digantikan oleh para cartaker. Namun sejauh ini cuma Hiddink yang punya label berhasil.

Pelatih asal Belanda itu ditunjuk sebagai suksesor Felipe Scolari pada 11 Februari 2009 hingga akhir musim, sementara tetap menjalankan peran sebagai pembesut timnas Rusia.

Hiddink menjalankan tugasnya dengan apik. Ia membawa Chelsea maju ke semifinal Liga Champions, namun secara kontroversial tersingkir oleh Barcelona yang menang agresivitas gol tandang.

Selama tiga bulan menjalankan tugasnya, Hiddink hanya menelan satu kali kekalahan yakni dikalahkan Spurs 0-1. Akan tetapi meski memenangi sisa kompetisi liga, Chelsea tetap gagal juara.

Hiddink menandai hari terakhirnya di Chelsea dengan manis. Ia mempersembahkan trofi Piala FA usai di laga final, pasukannya menang dari Everton. Meski banyak permintaan bagi dia untuk terus bertahan namun Hiddink akhirnya pergi karena memilih berkonsentrasi melatih Rusia.

Sebelum Hiddink, Chelsea pernah menunjuk Avram Grant pada September 2007. Pelatih Israel itu memberikan angin segar dengan membawa Chelsea tak terkalahkan dalam 16 pertandingannya yang kemudian membuat dia dipermanenkan dengan kontrak durasi empat tahun di akhir tahun.

Akan tetapi, Grant tidak mampu memberikan trofi bagi Chelsea. Berturut-turut, 'Si Biru' kandas di final Piala Carling, perempatfinal Piala FA dan harus puas finis di belakang Manchester United yang jadi juara Liga Inggris.

Prestasi terbaik Grant terjadi pada April 2008 dengan sukses Chelsea melaju ke final Liga Champions usai mengalahkan Liverpool, sesuatu yang gagal dicapai mereka di bawah Mourinho. Namun, lagi-lagi mereka dipaksa pulang tanpa trofi usai kalah dari MU lewat adu penalti.

Meski punya prospek menjanjikan, Abramovich rupanya tidak terima dengan "nyaris juara". Hanya berselang beberapa hari setelah kegagalan itu, Chelsea memutuskan kontrak Grant.

Kini datanglah era Di Matteo. Ditunjuk sebagai suksesor sementara Andre Villas-Boas pada 4 Maret lalu, Di Matteo pelan-pelan bisa mengantar Chelsea kembali ke jalur positif.

Di Matteo mengawali rezimnya dengan kemenangan 2-0 atas Birmingham City di FA Cup yang hasil itu meloloskan Chelsea ke perempatfinal. Laga pertamanya di Liga Inggris juga berakhir dengan tiga angka usai menang tipis 1-0 atas Stoke City.

Hasil gemilang teranyar yang diukir Di Matteo terjadi dinihari tadi. Berawal dari kurang difavoritkan usai kalah 1-3 dari Napoli di leg I, Chelsea membalikkan keadaan dengan menang 4-1 di leg II untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregat 5-4.

Akan tetapi tugas Di Matteo masih jauh dari selesai. Pelatih asal Italia itu masih ditunggu laga-laga berat dalam dua pekan ke depan di mulai dengan melawan Leicester City di babak delapan besar Piala FA, akhir pekan nanti.

Periode tersebut tidak hanya krusial buat Chelsea tapi juga bagi Di Matteo, yang apabila ia berhasil melewatinya dengan bagus bukan tidak mungkin ia akan dipermanenkan di musim depan.

Bisa tiru Hiddink, Di Matteo?


===========================================================================
Sponsored By :

0 komentar:

Posting Komentar

Label

bisnis (1) inspirasi (1) kesehatan (1) motivasi (1) unik (2)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More